Posts

Showing posts with the label Menikmati Sastra

"Doa Seorang Pesolek" karya Joko Pinurbo

Image
      Tuhan yang cantik, temani aku yang sedang menyepi di rimba kosmetik. Nyalakan lanskap pada alisku yang gelap. Ceburkan bulan ke lubuk mataku yang dalam. Taburkan hitam pada rambutku yang suram. Hangatkan merah pada bibirku yang resah. Semoga kecantikanku tak lekas usai dan cepat luntur seperti pupur. Semoga masih bisa kunikmati hasrat yang merambat pelan menghangatkanku sebelum jari-jari waktu yang lembut dan nakal merobek-robek bajuku. Sebelum Kausenyapkan warna. Sebelum Kauoleskan lipstik terbaik di bibirku yang mati kata.

√ Menikmati Pusai | statusinfonesia

Image
statusinfonesia | hai,.. stafers,.. kali ini kita akan menikmati pusai. Pusai merupakan singkatan dari puisi bonsai, Stafers. Kalau kita melihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, Puisi memiliki arti gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman hidup dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus. Sedangkan, Bonsai dalam KBBI mempunyai arti tumbuhan kerdil, diperoleh dengan menanamnya dalam pot dengan cara tertentu; tanaman yang dikerdilkan Saya sendiri dimasukan ke dalam grub Facebook yang di inisiatori oleh Bapak Sugiono Mpp yang diberinama PURI PUSAI Secara singkat melalu komentar beliau menjelaskan melalui komentar salah satu anggota tentang apa itu PUSAI, beli menjawab, "Pusai (Puisi Bonsai): Hemat kata, sarat makna, neofuturisme. Ikuti saja postingan di grub" Saya sendiri sebelum menikmati puisi bonsai ini, harus memahami apa inti dari puisi terseb

Pada Suatu Hari Nanti, Menikmati Puisi Sapardi Djoko Damono

Image
statusinfonesia.com - hai-hai-hai, Stafers. Pada kesempatan kali ini saya akan mengajak kalian untuk menikmati puisi dari Bapak Sapardi Djoko Damono, yang berjudul Pada Suatu Hari Nanti. Kira-kira, stafers pada suatu hari nanti, apa yang dibayangkan, dan apa saja yang ingin dicapai. Semoga kita semua selalu bersemangat dalam mencapainya, stafers. Yuk, kita menikmati puisi dari Bapak Sapardi dengan santai dan dengan rasa romantisme yang begitu menarik. Mari kita baca bersama-sama, Puisi yang berjudul Pada Suatu Hari Nanti ini. “Pada suatu hari nanti, jasadku tak akan ada lagi, tapi dalam bait-bait sajak ini, kau tak akan kurelakan sendiri. Pada suatu hari nanti, suaraku tak terdengar lagi, tapi di antara larik-larik sajak ini. Kau akan tetap kusiasati, pada suatu hari nanti, impianku pun tak dikenal lagi, namun di sela-sela huruf sajak ini, kau tak akan letih-letihnya kucari.” Sebuah puisi mungkin saja terdapat kesubjektifan dalam penilaiannya

Aku Ingin, Menikmati Puisi Sapardi Djoko Damono

Image
statusinfonesia.com -hai stafers, kali ini saya ingin menikmati sajak-sajak dari Bapak Sapardi, nih. Seperti yang kita tahu, puisi dapat diterjemahkan oleh setiap masing-masing individu, dengan berbagai makna. Bahkan, makna yang muncul dapat berbeda dengan makna sebenarnya dari sang penulis. Adakah yang tidak setuju? Silahkan komentar menurut pendapat kalian masing-masing stafers. Puisi yang berjudul Aku Ingin, pasti banyak yang sudah tahu karya fenomenal ini, mari kita baca puisinya ya stafers. “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana         (1) dengan kata yang tak sempat diucapkan               (2) kayu kepada api yang menjadikannya abu           (3) Aku ingin mencintaimu dengan sederhana           (4) dengan isyarat yang tak sempat disampaikan      (5) awan kepada hujan yang menjadikannya tiada” (6) Boleh tidak kalau puisinya dibagi menjadi 6 pokok stafers. Ini menurut saya ya stafers, kalau ada pendapat lain boleh lah kalian komentar dibawah. Pada kalimat pertam